Monday, December 7, 2015

Teknik Memukul Bola Ping-Pong | Tenis Meja

Teknik Memukul Bola Ping-Pong | Tenis Meja

Salam Olahraga...
Dalam pembahasan kali ini saya akan berikan trik dan tips bagai mana cara melakukan pukulan bola dalam permainan tenis meja, lebih tepatnya teknik memukul bola dalam tenis meja..pertama sebelum saya bagikan tips dan trik nya kita bahas dulu cara memegang Bet/raket ping-pong sudah bisa apa belom , jika belom perhatikan , apa yang saya tuliskan pada artikel kali ini,

Ada tiga teknik memegang bet dalam permainan tenis meja , sebelum anda bisa pemukul maka pelajari teknik ini terlebih dahulu karena ini sangat berpengaruh penting dalam menentukan kualitas skill maupun kuantitas permainan tenis meja anda. so,, ingat itu ya.

1. Teknik memegang Bet dengan cara Shakehands Grip
  • Teknik memegang Bet Shakehands Grip merupakan teknik yang paling umum dan populer selain merupakan jenis teknik pegangan paling mudah juga merupakan teknik yang sangat familiar bagi pemain dengan kondisi tubuh yang normal, teknik ini sangat mudah untuk menguasai jalannya ritme permainan baik dalam kondisi bertahan maupun kondisi menyerang.
  • Cara memegang Bet dengan teknik Shakehands Grip

  • Posisi tangan ketika memegang bet/raket seperti sedang berjabat tangan.
  • Jari telunjuk  posisi lurus dengan poisi tangan seolah-olah sedang bergaya pegang pistol

2. Teknik memegang Bet dengan Penholder Grip
  • Pada penggunaan teknik Penholder Grip ,paling cocok untuk pemain dengan tipe pukulan andalan Forehand, namun kebanyakan pemain yang menggunakan teknik peganggan Penholder Grip kesulitan dalam melakukan pukulan Backhand, selain itu pemain yang berani memakai teknik pegangan menggunakan teknik Biasanya pemain yang menggunakan pegangan ini harus mempunyai pergerakan kaki (Footwork) yang cepat yang membuat pemain mampu untuk bermain banyak menggunakan pukulan forehand. adalah pemain yang memiliki pergerakan kaki (Footwork) yang sangat cepat sehingga membuat pemain mampu untuk bermain banyak menggunakan pukulan forehand.
  • Contoh tangan yang menggunakan pegangan dengan teknik Penholder Grip
  • Cara memegang raket/bet seperti ketika kita melakukan sebuah cubitan  atau seperti ketika kita memegang sebuah pensil untuk menulis.
3. teknik pegangan terakhir yaitu dengan teknik Seemiller Grip (Amerikan Grip)
  • pegangan dengan teknik seperti ini sebenarnya merupakan teknik pengembangan dari teknik pegangan sebelumnya yaitu Shakehands Grip, hanya saja posisi telunjuk dan ibu jari agak melebar seperti pada gambar disini:

Nah bagai mana sangat jelas bukan, tiga teknik memegang raket /bet teni meja , sekarang baru kita bahas teknik melakukan pukulan bola tenis meja/Ping-Pong.
langsung saja,...


Teknik dan cara yang benar dalam melakukan sebuah pukulan adalah mutlak karena pemain tanpa menguasai teknik ini maka dia akan kesulitan untuk mendapatkan sebuah kemenangan dalan pertandingan yang dia jalankan oleh karena itu perhatikan dengan seksama,

1. Teknik Push
  • Pengertian dari teknik Push ,teknik memukul bola (ping-pong) dengan gerakan mendorong dan sikap bet terbuka, biasanya digunakan untuk mengembalikan pukulan pukulan push itu sendiri dan pukulan chop dari lawan.
2. Teknik Drive
  • Teknik pukulan yang dilakukan dengan gerakan bet dari bawah serong ke atas dan sikap bet tertutup. Drive dapat digunakan sebagai pukulan serangan dan dapat kita kontrol sesuai dengan keinginan.
3. Teknik Chop
  • Teknik memukul bola dengan gerakan seperti menebang pohon. Pukulan ini digunakan untuk mengembalikan pukulan bola yang bermacam macam atau bertubi-tubi baik bertahan maupun menyerang lawan,
4. Teknik Blok
  • Teknik memukul bola dengan gerakan menghentikan dalam sikap bet yang tertutup. Blok biasanya digunakan untuk mengembalikan bola bola drive atau bola dengan putaran atas (top spin).
5.Teknik Servis
  • Teknik memukul bola untuk menyajikan bola pertama ke dalam permainan dengan cara memantulkan terlebih dahulu bola ke meja service kemudian bola harus melewati atas net (tidak boleh mengenai net) dan akhirnya memantul di meja lawan.
6. Teknik Spin 
  • Teknik pukulan dengan cara bola dipukul membentuk sudut tertentu sehingga bola memutar.
7. Teknik Lob
  • Teknik memukul bola ping-pong dengan gaya  melambung.
8. Teknik Smash
  • Teknik pukulan bola yang dilakukandengan power keras dan tajam ke arah daerah lawan.
Semua tidak akan bisa kita dapatkan tanpa adanya usaha dan kerja keras oleh sebab itu lakukan secara rutin dan terus menerus jika anda ingin menjadi atlite yang berprestasi, yang siap mengharupkan nama bangsa..
semnagat terimaasih telah berkunjung...

PERATURAN TENIS MEJA | LENGKAP >>

PERATURAN TENIS MEJA | LENGKAP >>

Salam Olahraga
jika pada kesempatan kemarin saya telah membahas dan mengulas Ukuran papan /meja olahraga tenis meja kali ini saya akan membahas Peraturan pertandingan tenis meja ,Sebuah permainan apapun itu bentuknya , tidak akan pernah mencapai keberhasilan tanpa adanya sebuah peraturan didalamnya , olehkarena itu pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sebuah artikel di mana akan menjelaskan semua peraturan sebuah permainan dari cabang olahraga Tenis Meja secara jelas dan lengkap, namun disisi lain dari sebuah peraturan adalah sikap dari masing-masing oaktor lapangan nya itu sendiri selain harus mengutamakan segi teknik , teknis , skill dan juga sikap fairplay dalam diri masing-masing pemainnya.
Baca juga "peraturan bermain basket lengkap" dan Teknik dasar bermain sepak bola hingga tahap kemahiran Baca selengkapnya disini ...

Peraturan yang akan saya bagikan ini adalah merupakan peraturan cabang olahraga Tenis Meja terbaru yang telah di rilis oleh badan federasi tenis meja tertinggi Internasional yaitu  ITTF ,berikut peraturan resminya :

1. Ukuran Papan/meja 



  • Permukaan papan / meja berbentuk segi empat 
  • Panjang 2.74 M dan lebar 1.5 ,25 M
  • Kondisi papan / meja  harus datar
  • Tinggi meja 76 cm
  • Baca juga tinggi mistar gawang dalam cabang olahraga sepak bola
  • Permukaan meja tidak termasuk sisi permukaan meja.
  • Permukaan papan / meja bebas terbuat dari bahan apa saja dengan catatan dapat menghasilkan pantulan sekitar 23 cm dari bola yang dijatuhkan dari ketinggian 30 cm.
  • Seluruh permukaan meja harus berwarna gelap dan pudar dengan garis putih selebar 2 cm pada tiap sisi panjang meja 2.74 M dan tiap lebar meja 1.5 ,25 M.
  • Permukaan meja dibagi dalam 2 bagian yang sama secara vertikal oleh Net tersambung dengan garis akhir dan harus melewati lebar permukaan masing-masing bagian dari meja.
  • Catatan !!! Untuk pemain ganda, setiap bagian meja harus dibagi dalam 2 bagian yang sama dengan garis tengah berwarna putih selebar 3 mm, tersambung  dengan garis lurus sepanjang kedua bagian papan/meja, garis tengah tersebut harus dianggap menjadi 2 bagian kiri dan kanan.
2. Net ( pembatas garis tengah )
  • Perangkat Net harus terdiri dari Net, dan ke dua tiang penyangga, termasuk kedua penjepit dilekatkan dimeja.
  • Net harus terpajang dengan bantuan tali yang melekat pada ke dua sisi atas tiang setinggi 15,25 cm, batas perpanjangan ke dua tiang di setiap sisi akhir lebar meja adalah 15,25 cm.
  • Ketinggian sisi atas Net itu sendiri, secara keseluruhan  adalah 15,25 cm diatas permukaan meja.
  • Dasar net sepanjang lebar meja harus rapat dengan permukaan meja dan perpanjangan ujung Net harus serapat mungkin dengan tiang penyangga
3. Bola
Untuk mengetahui ukuran-ukuran bola dari semua cabang olahraga selengkapnya baca disini
  • Bola harus bulat dengan diameter 40 mm
  • Berat bola harus 2,7 gram.
  • Bola harus terbuat dari bahan selulosa (celluloid) atau sejenis bahan plastik, berwarna putih atau oranye, dan tidak mengkilap.

4. Bet (papan pemukul bola)
Baca juga teknik dasar melakukan pukulan Smash , teknik melakukan Passing  teknik melakukan Bendungan/Blok  dalam cabang olahraga bola volli.
  • Ukuran, berat dan bentuk  Bet tidak ditentukan, akan tetapi daun raket harus datar dan kaku.
  • Daun  Bet minimal 85 % terbuat dari kayu diukur dari ketebalannya; lapisan perekat di dalam kayu dapat diperkuat dengan bahan yang berserat seperti serat karbon (carbon fibre) atau serat kaca (glass fibre) atau bahan kertas yang dipadatkan, namun bahan tersebut tidak boleh lebih dari 7,5 % dari total ketebalan atau berukuran 0,35 mm, lebih tipis yang dipakai sebagai acuan.
  • Sisi daun Bet yang digunakan untuk memukul bola harus ditutupi oleh karet licin/halus maupun bintik, bila menggunakan Bet bintik yang menonjol ke luar (tanpa spons) maka ketebalan Bet termasuk lapisan lem perekat tidak boleh lebih dari 2.0 mm, atau jika menggunakan karet lapis (karet + spons) dengan bintik di dalamnya menghadap keluar atau ke dalam maka ketebalannya tidak boleh lebih dari 4.0 mm sudah termasuk dengan lem perekat.
  • Karet bintik biasa adalah lapisan tunggal karet yang bukan seluler (cellular), sintetik atau alami, dengan bintik yang menyebar dipermukaannya secara merata dengan kepadatan tidak kurang dari 10 per-cm2 dan tidak lebih dari 30 per-cm2.
  • Karet lapis (sandwich rubber) adalah lapisan tunggal karet seluler (biasa disebut spons) yang ditutupi/ditumpuk dengan satu lapisan luar karet bintik biasa (biasa disebut topsheet), ketebalan dari karet bintik tidak lebih dari 2 mm.
  • Karet Bet penutup daun Bet tidak melebihi daun raket itu sendiri, kecuali pada bagian yang terdekat dari pegangan Bet dan yang ditutupi oleh jari-jari dapat ditutupi oleh bahan lain atau tidak ditutupi.
  • Daun Bet, lapisan yang ada di dalam dan lapisan yang menutupinya baik karet atau lemnya pada sisi yang digunakan untuk memukul bola harus tiada sambungan dan ketebalannya juga merata.
  • Permukaan karet yang menutup daun Bet di satu sisi harus berwarna merah menyala di satu sisi dan hitam di sisi lain (tidak sama dengan warna sebelahnya), atau permukaan daun Bet yang dibiarkan polos tanpa penutup harus berwarna pudar.
  • Karet penutup Bet yang digunakan harus tanpa perlakuan bahan kimia, merubah karakterisktik karet secara fisik, atau hal lainnya.
  • Apabila terjadi sedikit kekurangan/ penyimpangan pada warna dan kesinambungan permukaan akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh kejadian yang tidak disengaja dapat diijinkan sepanjang tidak merubah karakteristik dari permukaan karet.
  • Pada permulaan permainan dan kapan saja pemain menukar Betnya selama permainan berlangsung, seorang pemain harus menunjukkan Betnya pada lawannya dan pada wasit dan harus mengijinkan wasit dan lawannya untuk memeriksa/ mencobanya.
5. Definisi-definisi Peraturan pertandingan Tenis meja
Baca juga peraturan lengkap permainan sepak bola
  • Suatu reli (rally) adalah suatu periode selama bola dalam permainan.
  • Bola dalam permainan mulai dari saat terakhir diam di telapak tangan bebas sebelum bola mulai dilambungkan pada saat servis sampai reli itu telah diputuskan sebagai let atau poin.
  • Suatu let adalah suatu reli yang hasilnya tidak dinilai maupun dihitung
  • Suatu poin adalah hasil suatu reli yang hasilnya dinilai dan dihitung.
  • Tangan raket adalah tangan yang memegang Bet
  • Tangan bebas adalah tangan yang tidak memegang bet; lengan bebas adalah lengan dari tangan bebas.
  • Seorang pemain memukul bola jika dia menyentuhnya dengan raket yang dipegangnya atau bagian tangan dibawah pergelangan tangan yang memegang raket ketika bola masih dalam permainan.
  • Seorang pemain yang menyentuh bola jika dia, atau apa saja yang dipakai atau dibawanya, mengenai bola dalam permainan ketika bola masih berada/melintas di atas permukaan meja dan belum melewati garis akhir, belum menyentuh bagian mejanya sejak dipukul oleh lawannya.
  • Pelaku Servis/Pemain yang melakukan servis(server) adalah pemain yang memukul bola pertama kalinya dalam suatu reli.
  • Penerima bola (receiver) adalah pemain yang memukul bola yang kedua pada suatu reli.
  • Wasit adalah seseorang yang ditunjuk untuk mengawasi permainan.
  • Pembantu wasit adalah seseorang yang ditunjuk untuk membantu wasit dengan keputusan-keputusan tertentu.
  • Sesuatu yang dipakai atau dibawa oleh seorang pemain adalah segala sesuatu yang dipakai atau dibawa, kecuali bola, pada saat reli dimulai.
  • Bola sudah harus dinyatakan melewati atau mengelilingi net jika telah melalui bagian mana saja selain antara net dan tiangnya dan antara net dan permukaan meja.
  • Garis akhir adalah juga perpanjangan kedua arah sisi ujung meja.
6. Peraturan Servis Tenis Meja
  • Servis dimulai dengan bola diam berada di atas permukaan telapak tangan yang terbuka dari tangan bebas pemain servis dan bola siap untuk dilambungkan
  • Pemain yang melakukan servis harus melambungkan bola secara vertikal ke atas, tanpa putaran, sehingga bola naik minimal 16 cm dari permukaan telapak tangan bebas, kemudian turun tanpa menyentuh apapun sebelum dipukul.
  • Pada saat bola turun, pemain yang melakukan servis harus memukulnya sehingga menyentuh mejanya terlebih dahulu dan setelah melewati net atau mengelilingi net kemudian menyentuh meja dari penerima; pada permainan ganda, bola harus menyentuh bagian kanan dari masing-masing meja pemain yang melakukan servis dan penerima secara berurutan.
  • Dari mulai servis hingga bola dipukul, bola harus berada di atas perpanjangan permukaan meja permainan (di belakang batas akhir meja) pemain yang melakukan servis, dan bola tidak boleh dihalangi dari pandangan penerima oleh pelaku servis atau pasangan gandanya atau apa saja yang mereka bawa atau pakai.
  • Segera setelah bola dilambungkan, lengan dan tangan bebas pemain yang melakukan servis harus disingkirkan/ditarik dari ruang antara bola dan net. yang ditentukan lambungan bola,
  • Menjadi tanggung jawab pemain untuk melakukan servis agar wasit atau pembantu wasit dapat diyakinkan bahwa servisnya sesuai peraturan dan demikian juga untuk memutuskan bahwa servisnya tidak benar.
  • Jika wasit atau pembantu wasit ragu atas keabsahan suatu servis, maka pada kesempatan pertama pada pertandingan tersebut, dapat menghentikan pemainan dan memperingatkan pelaku servis; tetapi untuk servis yang meragukan berikutnya yang dilakukan oleh pemain atau pasangannya harus dinyatakan tidak benar/sah.
  • Pengecualian, wasit dapat melonggarkan persyaratan servis yang baik jika diyakini bahwa rintangan tersebut disebabkan oleh kemampuan fisik yang tidak normal .
7. Peraturan Dalam Pengembalian Bola
  • Bola, setelah diservis atau dikembalikan, harus dipukul sehingga melewati net dan menyentuh meja lawan, 
  • Urutan Permainan
  • Pada permainan tunggal, pemain yang melakukan servis harus melakukan servis terlebih dahulu, kemudian penerima harus melakukan pengembalian dan setelah itu pemain yang melakukan servis dan penerima secara bergantian melakukan pengembalian.
  • Pada permainan ganda, pemain yang melakukan servis harus melakukan servis terlebih dahulu, selanjutnya penerima melakukan pengembalian, kemudian, pasangan pemain yang melakukan servis melakukan pengembalian, pasangan penerima kemudian melakukan pengembalian sesuai gilirannya.
  • Ketika pemain cacat yang duduk di kursi roda bermain ganda, pemain yang melakukan servis melakukan servis terlebih dahulu kemudian dikembalikan oleh penerima, tetapi setelah itu, siapa saja dari mereka boleh melakukan pengembalian. Namun demikian, apabila kursi roda (bagian mana saja dari kursi roda) melewati garis tengah meja, maka wasit menyatakan poin untuk lawannya.
8. Peraturan Satu Let
  • Reli dinyatakan let:
  • Jika pada saat servis, bola melewati net dan menyentuhnya, kemudian bola masuk atau dipukul oleh penerima atau pasangannya;
  • Jika servis dilakukan pada saat penerima atau pasangannya belum siap, dan baik penerima atau pasangannya tidak berusaha memukul bola/ mengembalikan;
  • Jika gagal melakukan servis atau pengembalian atau jika sesuai dengan peraturan bahwa hal tersebut disebabkan gangguan di luar kontrol pemain;
  • Jika permainan dihentikan oleh wasit atau pembantu wasit;
  • Jika penerima pada pemain cacat yang menggunakan kursi roda dan pada saat servis, apakah servisnya benar atau tidak
  • Setelah mengenai meja penerima (pantulan bola) mengarah ke net.
  • berhenti di bagian meja penerima.
  • pada salah satu bagian sisi meja, bola keluar setelah mengenai bagian samping meja penerima.
  • Permainan dapat dihentikan
  • Untuk mengoreksi kesalahan urutan servis, penerima, atau tempat;
  • Untuk memulai sistem percepatan waktu;
  • Untuk menghukum dan memperingati pemain atau penasihat;
  • Karena kondisi permainan terganggu dan mempengaruhi hasil reli.
9. Peraturan Pemerolehan Poin ( PPP )
  • Selain reli dinyatakan let, pemain dinyatakan mendapat poin
  • Jika lawannya gagal melakukan servis yang benar;
  • Jika lawannya gagal melakukan pengembalian yang benar;
  • Jika, setelah melakukan servis atau pengembalian, bola menyentuh apa saja selain net sebelum dipukul oleh lawannya;
  • Jika bola melewati meja atau berada di luar permukaan meja, tanpa menyentuh meja;
  • Jika lawannya menyentuh bola;
  • Jika lawannya dengan sengaja memukul bola dua kali secara beruntun;
  • Jika lawannya memukul bola dengan sisi daun raket yang tidak dilapisi karet atau tidak sesuai dengan ketentuan sebelumnya.
  • Jika lawannya, atau apa saja yang dipakainya menggerakkan permukaan meja;
  • Jika lawannya atau apa saja yang dipakai menyentuh net;
  • Jika tangan bebas lawannya menyentuh permukaan meja;
  • Jika, dalam permainan ganda, setelah pelaku servis pertama melakukan servis ke penerima dengan benar, kemudian lawannya memukul bola di luar dari urutannya;
  • Seperti yang dijelaskan dalam sistem percepatan waktu (2.15.04).
  • Jika pemain atau pasangan cacat yang menggunakan kursi roda dan
  • Lawannya tidak tidak berada pada posisi duduk yang minimal pada kursi rodanya, belakang paha tidak menempel, ketika bola dipukul;
  • Lawannya menyentuh bola dengan tangan mana saja sebelum memukul bola;
  • Kaki lawannya menyentuh lantai semasa (bola) dalam permainan.
10. Peraturan Satu Game/set
  • Dalam pertandingan tenis meja Suatu game akan dinyatakan dimenangkan oleh seorang pemain/ pasangan yang pertama mendapat poin 11,
  • Kecuali kedua pemain atau pasangan sama mendapatkan poin 10, dalam situasi pemerolehan poin yang seperti ini , pemain dapat memenangkan game atau mendapatkan set adalah harus mendapatkan poin dengan selisih 2 angka ,

11. Peraturan Satu Pertandingan
  • Suatu pertandingan terdiri dari game/set ganjil 
  • Memilih Servis, Menerima Bola, dan Tempat
  • Hak untuk memilih urutan servis, menerima bola, atau tempat harus diputuskan oleh undian dan pemenangnya dapat memilih servis, atau menerima bola, atau memilih tempat terlebih dahulu;
  • Bila salah satu pemain/pasangan telah memilih servis atau menerima atau memilih tempat, maka lawannya harus memilih yang lainnya;
  • Setelah mencapai 2 (dua) poin, penerima/pasangan yang harus menjadi pelaku servis, dan seterusnya secara bergantian hingga game selesai, kecuali kedua pemain/pasangan telah sama-sama mencapai poin 10 atau sistem percepatan waktu diberlakukan, maka urutan servis dan menerima tetap sama tetapi tiap pemain harus melakukan servis 1 kali secara bergantian;
  • Pada setiap game/set dalam pertandingan ganda, pasangan yang berhak melakukan servis terlebih dahulu harus menentukan siapa dari mereka yang melakukan servis pertama dan penerima bola juga harus menentukan siapa yang terlebih dahulu menerima bola; pada game/set berikutnya, pemain yang melakukan servis (server) pertama ditentukan oleh pasangan tersebut dan penerima adalah pemain yang melakukan servis kepadanya pada game sebelumnya;
  • Dalam ganda, tiap pindah servis, penerima sebelumnya menjadi pelaku servis dan pasangan yang melakukan servis sebelumnya menjadi penerima servis.
  • Pemain/pasangan yang melakukan servis pertama pada suatu game/set menjadi penerima pada game/set berikutnya dan untuk game terakhir/penentuan pada pertandingan ganda, pasangan yang menerima bola kemudian harus merubah urutan yang menerima apabila salah satu pasangan telah mencapai poin 5;
  • Pemain/pasangan yang memulai pada suatu sisi (tempat) dalam suatu game akan pindah tempat pada game berikutnya dan pada game/set penentuan, pemain/pasangan, harus tukar tempat jika salah satunya telah mendapat skor/poin 5.
  • Kesalahan Urutan Servis, Penerima, Tempat
  • Jika pemain melakukan kesalahan urutan servis (server maupun receiver), permainan harus segera dihentikan oleh wasit dan dilanjutkan sesuai dengan urutan yang sebenarnya siapa yang seharusnya melakukan servis dan menerima bola pada skor/angka yang telah dicapai, sesuai dengan urutan pada saat mulai pertandingan dan, dalam permainan ganda, sesuai dengan urutan pemain yang telah ditetapkan untuk melakukan servis pertama dalam game/set tersebut sejak kesalahannya ditemukan.
  • Jika para pemain tidak bertukar tempat pada saat mereka seharusnya melakukannya, wasit harus menghentikan permainan dan dilanjutkan sesuai dengan pemain yang sebenarnya pada skor yang telah diraih, disesuaikan dengan urutan yang telah ditetapkan pada saat pertandingan dimulai.
  • Dalam keadaan apapun, semua poin yang telah diraih sebelum kesalahan ditemukan harus dihitung.
12. Sistem percepatan waktu (Expedite System)
  • Kecuali seperti yang dijelaskan pada aturan selanjutnya, sistem percepatan waktu harus diberlakukan setelah 10 menit permainan dalam satu game atau kapan saja diminta oleh kedua pemain atau pasangan.
  • Sistem percepatan waktu tidak lagi berlaku dalam satu game jika skor yang sudah diraih berjumlah 18 (delapan belas).
  • Jika bola masih dalam permainan ketika batas waktu telah habis, permainan harus diberhentikan oleh wasit dan dilanjutkan dengan mengulang servis oleh pemain yang melakukan servis pada saat permainan berlangsung; jika bola tidak dalam permainan (bola mati) dan sistem percepatan waktu harus diberlakukan, permainan dilanjutkan dengan pelaku servis adalah yang menerima bola pada reli sebelumnya.
  • Setelah itu, setiap pemain harus melakukan servis 1 kali secara bergantian hingga game berakhir, dan jika pemain/pasangan yang menerima telah melakukan 13 kali pengembalian, penerima mendapat satu poin.
Diatas merupakan peraturan terbaru cabang olahraga Tenis meja , semoga dengan membaca informasi tentang peraturan tenis meja ini dapat memnambah pengetahuan kita dalam membangun kekuatan diri untuk menggapai prestasi..
Baca juga peraturan bola basket lengkap dan peraturan volli dan sepak bola
sekian dari saya sekian dan terimakasih telah berkunjung.
Ukuran Papan Tenis Meja Lengkap Dengan Gambar

Ukuran Papan Tenis Meja Lengkap Dengan Gambar

Salam Olahraga,
Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas tentang "Sejarah Lengkap Tenis Meja" kali ini saya akan membahas Ukuran Papan Tenis Meja Lengkap Dengan Gambar papan Standart Internasional.
Meja / Papan yang di pergunakan dalam kejuaran resmi Nasional maupun Internasional cabang olahraga tenis meja atau Ping-pong sudah dibakukan , jadi sangat perlu kita ketahui agar dapat memahami teknik bermain yang benar dan dapat megukur kemampuan jangkaun masing-masing atlite untuk persiapan sebuah pertandingan.
Lapangan tenis meja sendiri menggunakan sebuah meja yang didesaign khusus untuk permainan tenis meja. yaitu berbentuk persegi panjang dan dipisah oleh garis tengah dengan pembatas jaring atau net. 

1. Gambar Papan Tenis Meja standart Internasional
Gambar Ukuran Papan Standart Internasional

2. Ukuran papan/meja
  • Berbentuk persegi panjang 
  • Warna terang dengan garis yang kontras
  • Internasional , hijau , biru dan kuning , dengan garis pembatas berwaran putih
  • Panjang papan/meja 274 cm X 125,5 cm
  • Tinggi papan/meja 76 cm
  • Tinngi net 15,25 cm panjang 125,5 cm
Standart papan/meja yang menjadi bidang utama permainan cabang tenis meja ini telah dibaku kan oleh badan tertinggi federasi tenis meja internasional ITTF jadi jika dalam sebuah pertandingan apapun dan dimanapun keseluruhan kompetisi ukuran  papan / meja memakai aturan standart internasional . Baca juga Ukuran Lapangan Sepak Bola Standart Internasional

Dengan kita mengetahui Ukuran Papan Tenis Meja Lengkap Dengan Gambar yang telah saya artikelkan ini semoga dapat menambah segi pengetahuan dari cabang olahraga tenis meja dengan jelas, tujuan artikel ini ditulis agar setiap pemain tenis meja mampu untuk mengukur dan meningkatkan kemampuan baik skill maupun analisis situasi pertandingan, sehingga dapat memperoleh prestasi yang membanggakan , baik individu maupun untuk mengharumkan nama negara, dan semoga kedepan semua Atlite dapat berprestasi dengan hebat desetiap kompetisi

Dan pada akhirnya kemampuan diri untuk menumbuhkan karakter adalah yang paling utama, so.. semangat berlatih dan salam hebat... Baca juga Sejarah Bola Voli

terimakasih telah berkunjung semoga bermanfaat..

Friday, June 26, 2015

Sejarah Lengkap Tenis Meja

Sejarah Lengkap Tenis Meja

Sejarah tenis meja (Gossima )


Pada akhir tahun 1800-an, pertama kali olahraga ini muncul di inggris . di mulai sebagai aktivitas/hoby di kalangan sosial masyarakat lokal, dimana jenis permainan ini di mainkan pada sebuah bidang meja makan dan sebuah bola yang terbuat dari gabus sebagai perangkat utamanya dilengkapi papan kayu kecil yang berfungsi sebagai pemukul/pemantul bola banyak masyarakat lokal inggris menamai permainan ini dengan sebutan bola flam-flam ada juga yang menyebutnya dengan Ping-Pong, Ketika abad telah berganti negara inggris semakin berkembang maju pada masa itu pula perbahan dan perkembangan olahrahga tenis meja pun juga mengalami perubahan, bahkan mulai diperkenalkan dimanca negara , salah satunya dinegara adidaya Amerika Srikat (AS) sekitar tahun 1900-an dinegara itu permainan tenis meja benar-benar mengalami banyak perubahan dari jenis bola yang terbuat dari seluloid dan menambahkan variasi Pemukul/Bet kayu dengan karet . 
Baca juga "Sejarah Renang Lengkap" dan "Sejarah Sepak Bola Lengkap"

Pasang surut perjalanan cabang olahraga tenis meja ini pun juga mengalami sebuah kemrosotan popularitas, namun pada masa itu terlahirlah sebuah gerakan di berbagai belahan dunia untuk membuat banyak komunitas yang berupaya kembali menghidupkan cabang olahraga tenis meja ,atau yang waktu itu dikenal sebagai olahraga Ping-Pong. akhirnya pada tahun 1922 olahraga tenis meja / ping-pong ini memiliki banyak simpatisan dari berbagai negara dan telahirlah sebuah organisasi Internatinalle de Table Tenis Federation (ITTF) terdiri dari 140 negara anggota selain itu pada tahun 1926 ITTF menjadi sponsor resmi individu dan tim yang bermain dalam sebuah kejuaran dunia yang akan diselenggarakan dua tahun sekali. 


Kompetisi Tenis Meja inipun mulai diselenggarakan dan pada awal tahun 1950-1960-an Olahraga tenis meja ini menyebar di benua asia salah satu negara yaitu Jepang langsung mendominasi kejuaraan tersebut,Namuntak perlu watu lama bagi negara Cina menggeser dominasi jepang kala itu Sekitar 1960-an dan 1970-an, Cina mulai merajai olahraga tenis meja. Tapi, setelah tenis meja menjadi cabang olahraga yang dapat diperhitungkan mulailah cabang olahraga ini di perlombakan pada Olimpiade 1980-an, dan dimasa itu mulai muncul negara kuda hitam yang mengancap dominasi negara cina seperti Swedia dan Korea Selatan . 

Istilah Ping Pong 

kata Ping-Pong merupakan sebutan resmi dari negara Cina (RRC) , tenis meja (Ping-Pong) mulai di pelopori dan di kembangkan diAsai melalui Negara Cina ,Jepang ,Korea Sedangkan sejarah tenis meja di Indonesia baru dikenal pada tahun 1930. Pada masa itu hanya dilakukan di balai-balai pertemuan orang-orang Belanda sebagai permainan hiburan . Pada tahun 1939 sebelum perang dunia ke II para tokoh petenis meja indonesia mendirikan PPPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia). Dan sejak itu, Perkembangan tenis meja di Indonesia hingga sekarang bisa dikatakan cukup pesat. 

Pada Februari 1952 diadakan sebuah turnamen di Bombay-India , dan pada masa itu negara asia mulai membentuk sebuah badan federasi yang memperkokoh cabang olahraga tenis meja kususnya dikawasan asia ,yaitu The Table Tennis Federation of Asia(TTFA). 

Sejarah tenis meja di Indonesia


di kenal masyarakat indonesia pada tahun 1930. namun permainan tenis meja pada kala itu masih di mainkan para menir-menir belanda , ada juga orang pribumi yang bisa belajar permainan tenis meja/Ping-Pong ini , seperti para Pamong .Sebelum perang dunia ke II pecah, tepatnya tahun 1939, permainan tenis meja mulai di kenalkan di golongan pribumi ,Pada tahun 1958 tokoh-tokoh pertenis meja mendirikan PPPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia) , dan dalam dalam kongresnya di Surakarta PPPSI federasi olahrahga tenis meja mengalami perubahan nama menjadi PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia). 

Pada tahun 1960 PTMSI menjadi anggota federasi tenis meja negara Asia, yaitu TTFA (Table Tennis Federation of Asia).Perkembangan tenis meja di Indonesia sejak berdirinya PPPSI hingga sekarang bisa dikatakan cukup maju. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya perkumpulan-perkumpulan tenis meja yang berdiri, serta banyaknya pertandingan tenis meja yang dilakukan di berbagai lingkungan sosial , misalnya dalam arena : PORDA, PON, POMDA, POSENI di tingkat SD, SLTP, SLTA serta pertandingan-pertandingan yang diselenggarakan oleh perkumpulan-perkumpulan tenis meja, instansi pemerintah atau swasta sampai lingkup karang taruna. 


Nama indonesia sendiri mulai diperhitungkan dalam dunia tenis meja , tak hayal jika indonesia Indonesia selalu di undang dalam kejuaraan-kejuaraan dunia resmi setelah Indonesia terdaftar sebagai anggota ITTF pada tahun 1961.Selain kegiatan-kegiatan pertandingan tersebut, hal lain yang patut dicatat dalam perkembangan tenis meja nasional adalah berdirinya Silatama (Sirkuit Laga Tenis Meja Utama) yang dimulai pada awal tahun 1983, yang diiselenggarakan setiap 3 bulan sekali serta Silataruna yang kegiatannya dimulai sejak 1986 setiap 6 bulan sekali.

Kurang lebihnya sejarah Tenis Meja pada artikel saya ini merupakan salah satu kepedulian anak bangsa untuk tetap pengingat dan menghargai sejarah bangsa , sekian semoga informasi ini bermanfaat, 
terimaksih telah mampir..

Tuesday, May 26, 2015

Sejarah Peraturan Lengkap Dan Gambar Ukuran Lapangan Beberapa  Cabang Olahraga

Sejarah Peraturan Lengkap Dan Gambar Ukuran Lapangan Beberapa Cabang Olahraga

Sejarah lengkap olahraga

Artikel Lengkap Membahas Ukuran Lapangan, Peraturan  Berbagai Jenis Olahraga

https://45nikon.blogspot.co.id
https://45nikon.blogspot.co.id
Arikel yang saya bagikan kali ini membahas sejarah lengkap dari beberapa cabang olahraga dari peraturan , sejarah ukuran lapangan beserta gambarnya , dan lain-lain

1. Sejarah Lengkap Bola Basket | Peratutaran Dan Ukuran Lapangan


Sejarah Bola voli
https://45nikon.blogspot.co.id



T


ernyata masih banyak orang yang belum paham betul mengenai pengertian bola basket yang sebenarnya. Terutama bagi masyarakat awam yang tidak mendapatkan informasi mengenai bola basket sebenarnya, mereka hanya tahu bahwa permainan bola basket adalah permainan adu fisik untuk memasukkan bola ke keranjang. Karena masih banyaknya ambigu mengenai pengertian permainan bola basket,




Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.


Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.


Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di seluruh kota-kota negara bagian Amerika Serikat.


Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah melalui lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.

2. Sejarah Futsal Lengkap | Peraturan dan Ukuran Lapangan Resmi

futsal blogires art
https://45nikon.blogspot.co.id


Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola dengan kaki. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan memiliki pemain cadangan. Tidak seperti permainan sepak bola dalam ruangan lainnya, lapangan futsal dibatasi garis, bukan net atau papan.

Futsal turut juga dikenali dengan berbagai nama lain. Istilah "futsal" adalah istilah internasionalnya, berasal dari kata Spanyol atauPortugis, futbol dan sala.

Sejarah Futsal

Futsal dipopulerkan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.

Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.

Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.

Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California.

https://45nikon.blogspot.co.id
3. Sejarah sepak bola lengkap | Peraturan Dan Ukuran Lapangan 

SEJARAH SEPAK BOLA

Asal muasal sejarah munculnya olahraga sepak bola masih mengundang perdebatan. Beberapa dokumen menjelaskan bahwa sepak bola lahir sejak masa Romawi, sebagian lagi menjelaskan sepak bola berasal dari tiongkok. FIFA sebagai badan sepak bola dunia secara resmi menyatakan bahwa sepak bola lahir dari daratan Cina yaitu berawal dari permainan masyarakat Cina abad ke-2 sampai dengan ke-3 SM. Olah raga ini saat itu dikenal dengan sebutan “tsu chu “.

Dalam salah satu dokumen militer menyebutkan, pada tahun 206 SM, pada masa pemerintahan Dinasti Tsin dan Han, masyarakat Cina telah memainkan bola yang disebut tsu chu. Tsu sendiri artinya “menerjang bola dengan kaki”. sedangkan chu, berarti “bola dari kulit dan ada isinya”. Permainan bola saat itu menggunakan bola yang terbuat dari kulit binatang, dengan aturan menendang dan menggiring dan memasukkanya ke sebuah jaring yang dibentangkan diantara dua tiang.
Versi sejarah kuno tentang sepak bola yang lain datangnya dari negeri Jepang, sejak abad ke-8, masyarakat disana telah mengenal permainan bola. Masyarakat disana menyebutnya dengan: Kemari. Sedangkan bola yang dipergunakan adalah kulit kijang namun ditengahnya sudah lubang dan berisi udara.

Menurut Bill Muray, salah seorang sejarahwan sepak bola, dalam bukunya The World Game: A History of Soccer, permainan sepak bola sudah dikenal sejak awal Masehi. Pada saat itu, masyarakat Mesir Kuno sudah mengenal teknik membawa dan menendang bola yang terbuat dari buntalan kain linen.
Sisi sejarah yang lain adalah di Yunani Purba juga mengenal sebuah permainan yang disebut episcuro, tidak lain adalah permainan menggunakan bola. Bukti sejarah ini tergambar pada relief-relief museum yang melukiskan anak muda memegang bola dan memainkannya dengan pahanya.

Sejarah sepak bola modern dan telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak, asal muasalnya dari Inggris, yang dimainkan pada pertengahan abad ke-19 pada sekolah-sekolah. Tahun 1857 beridiri klub sepak bola pertama di dunia, yaitu: Sheffield Football Club. Klub ini adalah asosiasi sekolah yang menekuni permainan sepak bola.

Pada tahun 1863, berdiri asosiasi sepak bola Inggris, yang bernama Football Association (FA). Badan ini yang mengeluarkan peraturan permainan sepak bola, sehingga sepak bola menjadi lebih teratur, terorganisir, dan enak untuk dinikmati penonton.

Selanjutnya tahun 1886 terbentuk lagi badan yang mengeluarkan peraturan sepak bola modern se dunia, yaitu: International Football Association Board (IFAB). IFAB dibentuk oleh FA Inggris dengan Scottish Football Association, Football Association of Wales, dan Irish Football Association di Manchester, Inggris.

Sejarah sepak bola semakin teruji hingga saat ini IFAB merupakan badan yang mengeluarkan berbagai peraturan pada permainan sepak bola, baik tentang teknik permainan, syarat dan tugas wasit, bahkan sampai transfer perpindahan pemain.

4. Sejarah Lengkap Bola Volly | Peraturan dan Ukuran Lapangan

https://45nikon.blogspot.co.id
Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke, Massachusetts (Amerika Serikat). William G. Morgan dilahirkan di Lockport, New York pada tahun 1870, dan meninggal pada tahun 1942. YMCA (Young Men’s Christian Association) merupakan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mengajarkan ajaran-ajaran pokok umat Kristen kepada para pemuda, seperti yang telah diajarkan oleh Yesus. Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di London, Inggris oleh George William. Setelah bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal pada tanggal 28 November 1939), Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang bernama Mintonette. Sama halnya dengan James Naismith, William G. Morgan juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang instruktur pendidikan jasmani. William G. Morgan yang juga merupakan lulusan Springfield College of YMCA, menciptakan permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James Naismith. Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah permainan yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan. Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis, dan yang terakhir adalah bola tangan (handball). Pada awalnya, permainan ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.

Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committee of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru. Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang. Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).

5. Sejarah Lengkap Renang | Peraturan dan Ukuran Kolam resmi
Renang adalah olahraga yang melombakan kecepatan atlet renang dalam berenang. Gaya renang yang diperlombakan adalah gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang babak penyisihan maju ke babak semifinal, dan pemenang semifinal maju ke babak final. Bersama-sama dengan loncat indah, renang indah, renang perairan terbuka, dan polo air, peraturan perlombaan renang ditetapkan oleh badan dunia bernama Federasi Renang Internasional (FINA). Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) adalah induk organisasi cabang olahraga renang di Indonesia.

https://45nikon.blogspot.co.id

Sejarah

Perlombaan berenang dimulai di Eropa sekitar tahun 1800. Sebagian besar perenang berenang dengan memakai gaya dada. Pada 1873, John Arthur Trudgen memperkenalkan gaya trudgen di lomba-romba renang setelah meniru renang gaya bebas suku Indian. Akibat ketidaksukaan orang Inggris terhadap gerakan renang yang memercikkan air ke sana ke mari, Trudgen mengganti gerakan kaki gaya bebas yang melecut ke atas dan ke bawah menjadi gerakan kaki gunting seperti renang gaya samping.

Renang menjadi salah satu cabang olahraga yang dilombakan sejak Olimpiade Athena 1896. Nomor renang putri dilombakan sejak Olimpiade Stockholm 1912. Pada 1902, Richard Cavill memperkenalkan renang gaya bebas. Federasi Renang Internasional dibentuk pada 1908. Gaya kupu-kupu pertama kali dikembangkan pada tahun 1930-an. Pada awalnya, gaya kupu-kupu merupakan variasi gaya dada sebelum dianggap sebagai gaya renang tersendiri pada 1952.

Di Hindia Belanda, Perserikatan Berenang Bandung (Bandungse Zwembond) didirikan pada 1917. Pada tahun berikutnya didirikan Perserikatan Berenang Jawa Barat (West Java Zwembond), dan Perserikatan Berenang Jawa Timur (Oost Java Zwembond) didirikan pada 1927. Sejak itu pula perlombaan renang antardaerah mulai sering diadakan. Rekor dalam kejuaraan-kejuaraan tersebut juga dicatatkan sebagai rekor di Belanda.[1]

Pada 1936, perenang Hindia Belanda bernama Pet Stam mencatat rekor 59,9 detik untuk nomor 100 meter gaya bebas di kolam renang Cihampelas Bandung. Pet Stam dikirim sebagai wakil Belanda di Olimpiade Berlin 1936. Persatuan Berenang Seluruh Indonesia didirikan 21 Maret 1951, dan sebagai anggota Federasi Renang Internasional sejak tahun berikutnya. Perenang Indonesia ikut berlomba dalam Olimpiade Helsinki 1952.

Sejak sebelum kemerdekaan, di negara kita telah ada beberapa kolom renang yang indah dan baik. Akan tetapi pada waktu itu, kesempatan bagi orang-orang Indonesia untuk belajar berenang tidak mungkin. Hal ini disebabkan setiap kolam renang yang dibangun hanyalah diperuntukkan bagi para bangsawan dan penjajah saja.

Memang waktu itu ada juga kolam renang yang dibuka bagi masyarakat banyak, akan tetapi harga tiket masuk sedemikian tingginya, sehingga para pengunjung tertentu tidak bisa membayar tiket masuk untuk berenang.

Salah satu dari sekian banyak kolam renang yang dibangun setelah tahun 1900 adalah kolam renang Cihampelas di Bandung yang didirikan pada tahun 1904. Sesuai dengan tempat kelahiran kolam renang Cihampelas, maka awal dari kegiatan olahraga renang di Indonesia dapat dikatakan mulai dari Bandung.

Pertama-tama berdiri perserikatan berenang diberi nama Bandungse Zwembond atau Perserikatan Berenang Bandung, didirikan pada tahun 1917, perserikatan ini membawahi 7 perkumpulan yang diantaranya adalah perkumpulan renang di lingkungan sekolah seperti halnya OSVIA, MULO dan KWEEKSCHOOL.

Selain Bandung, Jakarta dan Surabaya juga mendirikan perkumpulan-perkumpulan berenang dalam tahun yang sama. Kemudian barulah di tahun 1918 berdiri West Java Zwembond atau Perserikatan Berenang Jawa barat dan pada tahun 1927 berdiri pula Oost Java Zwembond atau Perserikatan Berenang Jawa Timur yang beranggotakan kota-kota seperti : Malang, Surabaya, Pasuruan, Blitar dan Lumajang. Sejak saat itu pula mulai diadakan pertandingan maupun antar daerah. Bahkan kejuaraan-kejuaraan itu, rekor-rekornya juga menjadi rekor di negeri Belanda.

Dalam tahun 1934, peloncat indah masing-masing Haasman dan Van de Groen, berhasil keluar sebagai juara pertama dan kedua dalam nomor-nomor papan 3 meter dan menara. Pada Far Eastern Games di Manila, Philipina (kini kegiatan itu berkembang menjadi Asian Games sejak tahun 1951). Kedua peloncat itu juga menjadi utusan Hindia Belanda.

Di tahun 1936, Pet Stam seorang Hindia Belanda berdasarkan rekornya 0:59.9 untuk 100 meter gaya bebas yang dicatat di kolam renang Cihampelas Bandung, berhasil dikirim untuk ambil bagian dalam Olimpiade Berlin atas nama negeri Belanda. Dua orang peloncat indah masing-masing Haasman di bagian putera dan Kiki Heckle turut pula ambil bagian dalam Olimpiade Berlin, dimana peloncat putri menduduki urutan ke 8.

Hingga tahun 1940, Nederlands Indishce Zwembond atau NIZB telah beranggotakan 12.00 perenang. Pada zaman pendudukan Jepang tahun 1943 – 1945, kesempatan untuk bisa berenang bagi bangsa Indonesia semakin besar. Oleh karena pemerintahan pendudukan Jepang, membuka seluruh kolam renang di tanah air untuk masyarakat umum. Periode tahun 1945, perkembangan olahraga renang di tanah air praktis menurun, karena saat itu bangsa Indonesia dalam kancah perjuangan melawan penjajah.

Hingga tanggal 20 Maret 1951, dunia renang Indonesia praktis berada di bawah pimpinan Zwembond Voor Indonesia (ZBVI) dan kemudian sejak tanggal 21 Maret 1951 lahirlah Persatuan Berenang Seluruh Indonesia yang kemudian disingkat PBSI. Kongresnya yang pertama di Jakarta, berhasil mengukuhkan Ketua yang pertama, Prof. dr. Poerwo Soedarmo, dibantu oleh wakil ketua, sekretaris, bendahara dan komisi teknik.

Sejak saat itu, olahraga renang Indonesia setahap demi setahap maju dan berkembang serta selanjutnya dalam tahun 1952, PBSI menjadi anggota resmi dari Federasi Renang Dunia – FINA (singkatan dari Federation Internationale de Nation). dan International Olympic Committee (IOC).

Saturday, December 7, 2013

Rangkuman Lengkap 10 Cabang Olahraga Populer Dunia

Rangkuman Lengkap 10 Cabang Olahraga Populer Dunia

Rangkuman 10 Cabang Olahraga Internasional


Cabang olahraga
Cabang olahraga


Olahraga - berbagai jenis cabang olahraga kini semakin banyak di minati oleh semua kalangan baik muda samai tua, di berbagai belahan dunia olahraga merupakan aktivitas vital yang dilakukan manusia dalam kehidupan sehari-hari, selain sebagai salah satu Hoby,Olahraga diperntunkan sebagai cara untuk menjaga kebugaran tubuh, olagraga sendiri juga sudah populer sabagai sarana mepersatu bangsa dalam bentuk presatasi. berbagai jenis cabang olahraga baik dari yang tingkat Artistic / Atletik / Extrem pun kian banyak jenisnya dan sudah mulai di pertandingkan dalam berbagai Event Nasional maupun Internasional , Berikut rangkuman lengkap Olahraga terpopuler didunia :

1. Cabang Olahraga Sepak Bola


    2. Cabang Olahraga Bola Basket


    3. Cabang Olahraga Bola Voli


    4. Cabang Olahraga Renang

    • Sejarah Renang 
    • Peraturan Renang Internasioanl 
    • Gambar dan ukuran kolam renang standar Internasional 
    • Teknik dasar renang 
    • Macam-macan gaya dalam olahraga renang 
    • Tips dan Trick 
    • Foto-foto Atlite 
    • Vidio 


    5. Cabang Olahraga Bulu tangkis (Batminton)

    • Sejarah Bulu tangkis 
    • Peraturan Olahraga Bulu tangkis 
    • Gambar dan ukuran lapangan Bulu tangkis standar Internasional 
    • Teknik dasar 
    • Macam-macan jenis gaya dalam olahraga renang 
    • Tips dan Trick 
    • Foto-foto Atlite 
    • Vidio 

    6. Cabang Olahraga Futsal

    • Sejarah Futsal 
    • Peraturan lengkap permainan Olahraga Futsal 
    • Gambar dan ukuran lapangan Futsal standar Internasional
    • Ukuran Bola Futsal Standart Internasional
    • Teknik dasar Futsal 
    • Tips dan Trick bermain Futsal 
    • Foto-foto Atlite 
    • Vidio 

    7. Cabang Olahraga Tenis Meja


    8. Cabang Olahraga Sepak Takrow

    • Sejarah Sepak Takrow 
    • Peraturan lengkap permainan Olahraga Sepak Takrow 
    • Gambar dan ukuran lapangan Sepak Takrow standar Internasional
    • Ukuran dan bahan Bola takraw 
    • Teknik dasar Sepak Takrow 
    • Tips dan Trick bermain Sepak Takrow 
    • Foto-foto Atlite 
    • Vidio 

    9. Cabang Olahraga Pencak silat

    • Sejarah Pencak silat 
    • Peraturan lengkap pertandingan Pencak silat 
    • Gambar dan ukuran Matras pertandingan Pencak silat standar Internasional 
    • Katagori Tanding Perorangan 
    • Katagori TGR ( Tunggal Ganda Regu) 
    • Daftar pencak silat IPSI 
    • Foto-foto Even Nasional dan Internasional 
    • Vidio 

    10. Cabang Olahraga Atletik

    • Sejarah Olahraga Atletik 
    • Peraturan lengkap pertandingan Olahraga Atletik 
    • Gambar dan ukuran rute Olahraga Atletik standar Internasional 
    • Katagori pertandingan 
    • Vidio 


    http://canonapanikon.blogspot.com/2015/12/ukuran-bola-semua-cabang-olahraga.html
    Cabang olahraga

    Dari 10 cabang olahraga diatas merupakan macam-macam cabang olahraga terpopuer diberbagai belahan dunia, selain itu juga masih banyak lagi macam-macam cabang olahraga lainnya yang saya rangkum disini, sekian artikel yang saya infromasikan kepada temen-temen semua , semoga informasi ini dapat menjadi bahan informasi yang bermanfaat, terimakasih telah berkunjung..
    TENIS MEJA

    TENIS MEJA



    Tenis meja adalah suatu cabang olahraga yang tidak mengenal batas umur, anak –anak maupun orang dewasa dapat bermain bersama. Dapat dianggap sebagai acara rekreasi, dapat juga dianggap sebagai olahraga atletik yang harus ditanggulangi dengan bersungguh-sungguh. Tetapi kalau kita ingin menguasai pingpong sebagai olahraga, maka mau tak mau kita harus mempelajari dan memahami berbagai stroke (pukulan) yang ada, kita harus menguasai juga berbagai style permainan yang utama, tak mungkin bermain pingpong dengan baik tanpa mengetahui dasar-dasarnya.





    Berawal dari sebuah permainan yang bersifat rekreasi, ping pong atau tenis meja menjadi olahraga serius yang turut dilombakan di ajang Olimpiade. Peminatnya pun tak sebatas pada para atlet tenis meja, tetapi merambah juga hingga ke klub atau perkumpulan nonformal di masyarakat.


    Sejarah tenis meja sendiri berawal di Inggris. Situs pongworld menyebutkan bahwa ping pong dimulai sebagai hobi sosial di Inggris yang mencuat akhir 1800-an. Meja makan dan bola yang terbuat dari gabus menjadi perangkat pertama yang digunakan. Boleh jadi mereka menyebut permainan itu sebagai gossima, flim-flam, atau ping,pong.


    Ketika abad berganti, permainan itu pun mengalami sejumlah perubahan di Inggris. Belakangan, ada yang memperkenalkan bola seluloid pada permainan itu, sedangkan yang lain menambahkan karet pada bet yang terbuat dari kayu. Namun, belakangan seperti dilansir situs geocities.com, olahraga ini juga populer di Amerika Serikat (AS) sekitar 1900-an.


    Sayang, permainan ini mulai kehilangan popularitas. Tapi secara bersamaan muncul satu gerakan simultan yang dimulai dari sejumlah kawasan di dunia berupaya menghidupkan kembali ping pong sebagai olahraga serius pada 1922.


    Hasilnya, terbentuklah Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) yang terdiri atas 140 negara anggota pada 1926. ITTF juga menjadi sponsor individu dan tim yang bermain di kejuaraan dunia yang diselenggarakan dua tahun sekali.


    Olahraga ini pun segera menyebar ke Jepang dan negara Asia lain. Jepang pun mendominasi olahraga tersebut pada 1950-1960-an. Namun, Cina langsung mengejar ketertinggalan. Sekitar 1960-an dan 1970-an, Cina menguasai sendiri tenis meja. Tapi, setelah tenis meja menjadi cabang olahraga yang dilombakan di Olimpiade pada 1980-an, negara lain seperti Swedia dan Korea Selatan turut masuk dalam jajaran papan atas dunia.


    Istilah kata ping pong merupakan nama resmi dari tenis meja untuk Republik Rakyat Cina, namun di Indonesia juga tidak asing lagi dengan istilah ping pong. Permainan ping pong sama dengan permainan badminton yaitu menggunakan raket, namun raket bola ping pong terbuat dari papan dan dilapisi dengan karet atau sering disebut bat (baca bet). Sejarah tenis meja masuk ke asia melalui Republik Rakyat Cina, Jepang dan Korea. Negara-negara tersebut merupakan pelopor perkembangan tenis meja di Asia. Sedangkan sejarah tenis meja di Indonesia baru dikenal pada tahun 1930. Pada masa itu hanya dilakukan di balai-balai pertemuan orang-orang Belanda sebagi suatu permainan rekreasi. Pada tahun 1939 sebelum perang dunia ke II para tokoh petinis meja indonesia mendirikan PPPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia). Dan sejak itu, Perkembangan tenis meja di Indonesia hingga sekarang bisa dikatakan cukup pesat.


    Permainan tenis meja masuk Asia Selain India setelah tahun 1910. Namun usaha-usaha terorganisir untuk memperkokoh kepentingan tenis meja baru berakar pada waktu diselenggarakannya kejuaraan dunia di Bombay pada bulan Februari 1952. Negara-negara Asia sebagai peserta di dalam kejuaraan dunia tersebut memutuskan untuk membentuk federasi tenis meja asia yang dalam bahasa inggris lebih dikenal dangan The Table Tennis Federation of Asia(TTFA). Federasi ini telah menyelenggarakan dangan sukses 10 kejuaraan Asia, yaitu :


    Ke 1 di Singapura tahun 1952.
    Ke 2 di Tokyo tahun 1953.
    Ke 3 di Singapura tahun 1954.
    Ke 4 di Manila tahun 1957.
    Ke 5 di Bombay tahun 1960.
    Ke 6 di Manila tahun 1963.
    Ke 7 di Seoul tahun 1964.
    Ke 8 di Singapura tahun 1967.
    Ke 9 di Jakarta tahun 1969.
    Ke 10 di Nagoya tahun 1970.


    Awal OLahraga Tenis MEja Masuk ke Indonesia
    Permainan tenis meja di Indonesia baru dikenal pada tahun 1930. Pada masa itu hanya dilakukan di balai-balai pertemuan orang-orang Belanda sebagi suatu permainan rekreasi.Hanya golongan tertentu saja dari golongan pribumi yang boleh ikut latihan, antara lain keluarga pamong yang menjadi anggota dari balai pertemuan tersebut.Sebelum perang dunia ke II pecah, tepatnya tahun 1939, tokoh-tokoh pertenismejaan mendirikan PPPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia).Pada tahun 1958 dalam kongresnya di Surakarta PPPSI mengalami perubahan nama menjadi PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia).


    Tahun 1960 PTMSI telah menjadi anggota federasi tenis meja Asia, yaitu TTFA (Table Tennis Federation of Asia).Perkembangan tenis meja di Indonesia sejak berdirinya PPPSI hingga sekarang bisa dikatakan cukup pesati. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya perkumpulan-perkumpulan tenis meja yang berdiri, serta banyaknya pertandingan tenis meja yang dilakukan, misalnya dalam arena : PORDA, PON, POMDA, POSENI di tingkat SD, SLTP, SLTA serta pertandingan-pertandingan yang diselenggarakan oleh perkumpulan-perkumpulan tenis meja, instansi pemerintah atau swasta atau karang taruna dll.


    Indonesia selalu di undang dalam kejuaraan-kejuaraan dunia resmi setelah Indonesia terdaftar sebagai anggota ITTF pada tahun 1961.Selain kegiatan-kegiatan pertandingan tersebut, hal lain yang patut dicatat dalam perkembangan pertenismejaan nasional adalah berdirinya Silatama (Sirkuit Laga Tenis Meja Utama) yang dimulai pada awal tahun 1983, yang diiselenggarakan setiap 3 bulan sekali serta Silataruna yang kegiatannya dimulai sejak 1986 setiap 6 bulan sekali.


    Teknik Dasar Tenis Meja | Belajar Bermain Tenis Meja | Taktik Dan Strategi Tenis Meja





    A. Tenis Meja



    Teknik Dasar Tenis Meja | Belajar Bermain Tenis Meja | Taktik Dan Strategi Tenis Meja
    1. Pengertian Tenis Meja
    Yang dimaksud dengan tenis meja adalah suatu permainan yang menggunakan meja sebagai lapangan yang dibatasi oleh jaring (net) yang menggunakan bola kecil yang terbuat dari celluloid dan permainannya menggunakan pemukul atau yang disebut bet (Depdiknas, 2003 : 3).


    2. Alat dan Fasilitas
    Adapun alat dan fasilitas yang digunakan adalah sebagai berikut :



    Meja berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 274 cm, lebar 152,5 cm, dan tinggi 76 cm. 
    Jaring (net) termasuk tali pengantungnya dengan panjang 183 cm, dan tinggi 15,25 cm. 
    Bola berbentuk bulat, terbuat dari bahan celluloid atau plastik, berwarna putih atau pudar, diameternya 37,2 mm atau 38,2 mm, dengan berat 2,40 gram atau 5,50 gram. 
    Bet atau Raket tebuat dari kayu sama tebal, latar dan kayu, permukaan berwarna gelap dan pudar, bila daun pemukul dilapisi dengan karet berbintik dan menonjol keluar dan tebal seluruhnya tidak lebih dari 2 mm. 


    3. Taktik dan Strategi 
    Taktik 


    Taktik adalah siasat utuk menghadapi permainan lawan, dengan tujuan untuk dapat memenangkan permainan. (Sukintak, 1979 : 16). 
    Strategi 


    Strategi adalah siasat yang bersifat umum, menyeluruh, dan menyangkut banyak segi (Sukintak, 1979 : 16). Dalam strategi bermain banyak mencangkup unsur yaitu pertama menganalisis kekurangan sendiri, yang kedua menganalisis kepada pihak lawan. Permainan lawan harus dipelajari agar diketahui kelemahannya, yang perlu diperhatikan sebelum memulai servicenya adalah sikap badan, dan bagaimana service itu dilakukan. Unsur-unsur inilah yang nantinya dapat memberikan gambaran jenis-jenis service yang dilakukan dan kemana arahnya bola, begitu juga sebaliknya seorang pemain harus dapat menyembunyikan kelemahannya. Jadi seorang pemain hendaknya dapat menguasai berbagai macam pola permainan agar pihak lawan tidak dengan cepat menguasai permainannya.


    B. Pengertian Service
    Service adalah suatu pukulan yang dilakukan untuk memulai atau membuka permainan dengan tiap bagian alat pemukul memulai bagian atas net, setelah bola dilambungkan pada daerah service. Dapat pula ditambahkan bahwa service merupakan tindakan pertama dalam permainan Tenis Meja dan juga sebagai serangan pertama kali bagi pemain yang melakukan service yang sukar atau sulit diterima oleh pihak lawan dapatlah dipakai suatu senjata untuk mengadakan suatu serangan. (Drs. Soetomo, 1985 : 553).


    C. Macam-macam Service



    Di dalam permainan tenis meja ada 2 macam service yaitu


    1. Service Forehand
    Service Forehand adalah service yang dilakukan dengan bagian depan bet/raket, di sebelah kanan badan bagi seorang pemain yang memegang bet dengan tangan kanan atau sebelah kiri badan bagi seorang pemain kidal. (Napitupulu, 1982 : 57).


    2. Service Backhand
    Service Backhand adalah Service yang dilakukan dengan menggunakan bagian belakang kepala bet/raket. (Nupitupulu, 1982 : 10).



    D. Tehnik service forehand dan tehnik Backhand
    Apabila bet/raket dengan meja membentuk sudut 900, maka posisi bet tersebut tegak lurus. Jika sudutnya lebih kecil 900, maka kedudukan bet tersebut tertutup. Sedangkan jika dudutnya lebih besar dari 900, maka kedudukan bet tersebut terbuka. (Sumarno dkk, 1993 : 358)



    Adapun cara melakukan service forehand dan service backhand adalah sebagai berikut 



    1. Tehnik Service Forehand 
    Posisi Kaki, Service forehand memiliki sikap dasar badan agak condong ke arah meja, dengan pengertian bahwa kaki kiri berada di depan, (bagi yang tidak kidal). 
    Posisi Lengan, Lengan atas membentuk sudut kecil dengan tubuh lengan bahwa mengarah ke bawah. 
    Posisi Bet, Saat melakukan service bet terbuka, maksud dari bet terbuka adalah waktu perkenaan bola posisi bagian depan bet menghadap ke depan. 
    Gerakan service dilakukan dari bawah ke atas, dari kanan ke kiri, dari belakang ke depan. Lengan bawah mengkhiri gerakanya di depan dahi. Jadi selama melakukan pukulan lengan bawah membentuk sudut lebih kecil. 



    2. Tehnik Service Backhand 
    Sikap Posisi Kaki, Kedua kaki berdiri paralel dengan meja. 
    Sikap Lengan, Lengan mengarah ke depan, lengan bawah membentuk sudut yang lebih besar. Tangan yang memegang bet lebih dekat dengan tubuh dari pada siku. 
    Posisi Bet, Selama melakukan service bet terbuka. Pada waktu melakukan service posisi bagian depan bet menghadap ke depan. 
    Gerakan Service, Gerakan service dilakukan dari belakang ke depan, dari kiri ke kanan, dan dari atas ke bawah. 
    Pengembalian Bola, Dalam usaha mengembalikan bola pada dasarnya adalah tidak memberikan kesempatan pada para pemain untuk mematikan bola tersebut. 



    Selain dari kedua dasar dan gerakan service yang disebutkan di atas maka terdapat beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan dalam melakukan service forehand dan service backhand diantaranya yaitu : 
    Pandangan 
    Melempar bola ke atas 
    Ayunan bet pada saat memukul bola 
    Saat perkenaan (inpact) bola dengan bet 
    Sikap lanjut atau akhir 



    Penganalisaan gerakan tersebut perlu sekali dikuasai oleh setiap pemain apabila menginginkan penyajian service berhasil dengan baik. Adapun penjelasan masing-masing sabagai dasar dan gerakan tersebut adalah sebagai berikut :



    1) Pandangan
    Pada pelaksanaan service kita hendaknya melihat arah bola lambung karena kita menginginkan bola yang dipukul dapat melambung dengan baik dan akurat. Setelah kita mengarahkan pandangan ke bola selanjutnya arah pandangan beralih ke sasaran yang kita kehendaki/tuju. Dengan melakukan hal tersebut berarti kita juga telah melakukan service perlu kosentrasi dengan baik.



    Service merupakan serangan pertama di dalam permainan tenis meja sebab dengan service yang baik serta pandangan dimana kita mengetahui tempat-tempat yang sulit dikembalikan oleh pihak lawan akan menghasilkan nilai (point).



    2) Melempar bola ke atas
    Melempar bola ke atas dalam setiap jenis service merupakan syarat yang terpenting di dalam peraturan tenis meja. Bola yang tidak dilambungkan akan dianggap tidak syah atau service gagal, karena melempar bola merupakan tahapan pertama yang selanjutnya disusun dengan memukul bola (Hitting The Ball). Gerakan melempar bola ini sangat perlu diperhatikan karena apabila kita melakukan lemparan tidak sempurna akan mengakibatkan hasil pukulan tidak mengenai sasaran/gagal melambung bola. Untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang tidak kita inginkan lemparan harus dilakukan secara baik yaitu : bola diletakkan pada tangan (telapak) tangan kiri dengan jari-jari tertutup kecuali ibu jari dan bola dilambungkan ke atas dengan sudut tidak boleh lebih dari 45O dari garis vertikal baru kemudian dipukul.



    3) Ayunkan tangan pada saat memukul bola
    Ayunan tangan yang baik sangat diperlukan sekali di dalam menyajikan service, karena ayunan tangan merupakan gerakan awal untuk memukul maupun untuk menentukan sasaran yang tepat untuk mendapatkan hasil yang baik di dalam penyajian service, ayunan tangan (bet) dan lambung bola harus tepat dan terkoordinasikan.



    Cara melakukannya adalah sebagai berikut : mula-mula ambil sikap berdiri menyamping dan badan condong ke depan, sedangkan bet dipegang tepat dibelakang dan di bawah bola yang tidak bergerak dengan daunya terangkat ke atas. Lemparan bola dari telapak tangan yang bebas ke atas ambil serentak mengayunkan bet ke depan dan ke atas untuk meyikat bagian atas bola.



    4) Saat perkenaan(Inpect) bola dengan bet
    Bersamaan dengan turunnya bola dari ketinggian, saat itulah perkenaan bola dengan bet. Pada saat bet menempel atau membentur bola, komponen ke depan lebih besar dari komponen ke atas, agar bola berjalan menuju ke depan dan keras.



    5) Gerakan lanjut/akhir
    Setelah pekenaan bola teruskan gerakan lengan ke depan samping berhenti di depan kiri atau di depan dahi jadi gerakan lanjut ini yang mengangkat bola untuk melewati jaring dan selanjutnya memantul pada meja lawan. (Drs. Soetomo, 1985 : 554 – 556). Tenis Meja 


    semoga bermanfaat ,..